Maya
adalah gadis kembang desa yang banyak disorot oleh kaum adam di desanya. Tak
hanya wajahnya yang putih dan mulus, tingkah laku dan sopan santunnya bisa
diacungi jempol. Rambutnya hitam dan tergerai sebahu. Selepas SMK (Sekolah
Menengah Kejuruan) Maya mulai bekerja di sebuah KUD (Koperasi Unit Desa) di
dekat desanya. Ia biasa melayani pelanggan yang datang untuk membeli ATK (Alat
Tulis Kantor) atau pun untuk sekedar fotokopi. Waktunya dihabiskan di KUD
sampai sore menjelang.
Suatu
hari ada pemuda bernama Sugi yang datang untuk membeli sesuatu. Sugi bekerja di
salah satu pabrik yang letaknya tak jauh dari tempat Maya bekerja. Sugi masih
baru beberapa bulan menginjakkan kakinya
di tempat ini.
“Mbak,
beli kertas A4 dan bolpoin ya?” ucap Sugi
Maya
pun menoleh ke arah asal suara. Sambil tersenyum ia pun segera mengambil barang
yang dipesan oleh Sugi.
“Ya
ampun..siapa gadis ini? Rambutnya..tergerai indah. Cantik.” batin Sugi