Kamis, 09 Januari 2014

Mama


Mama…
Namamu ku sebut dalam sanubariku
Dalam detik hening nafas yang berhembus
Dalam lampion-lampion kasih sayang baktiku padamu
Mama…
Ku tahu peluh yang menyelimuti setiap harimu
Demi pendidikan di masa depanku
Terproyeksikan jelas dalam keringatmu

Mama…
Tak sangsi kau acuhkan kebahagiaanmu sendiri
Demi anak yang kau didik dengan budi pekerti
Ma…
Dengarkanlah aku
Aku hanya ingin kau tahu
Tahu bahwa perjuanganmu untukku ini
Ini akan ku balas kelak
Kelak akan ku kembalikan masa
Masa dimana saatnya kau yang harus bahagia
Bahagia karena melihatku sebagai seorang sarjana
Sarjana muda seperti harapanmu
Harapanmu yang kini terwujudkan sudah
Mama…
Aku cinta dan sayang padamu
Meski ku tahu kau bukan lagi sepasang sumpit
Yang sangat kokoh saat keduanya digabungkan
Ma…
Akan ku gantikan dia
Dia yang pergi meninggalkan nama
Nama yang dulu pernah kita sanjung bersama
Bersama melewati suka dan duka
Ma…
Duka tak harus selamanya berduka
Dukamu dulu kini terbayarkan
Terbayarkan dengan gelar-gelar baru yang disandang olehku
Oleh keringat yang dulu tak pernah kau hiraukan itu
                                                                       

                                                                                                Jember, September 2013   

Tidak ada komentar: